Langsung ke konten utama

Puisi : Demi cintaku Palestina!

Aku akan memberitahumu sebuah cerita
Sebuah cerita yang hidup dalam mimpi manusia
Sebuah cerita yang berasal dari dunia bawah tenda

Dibuat oleh kelaparan, dihiasi gelap malam
Di negeri nya,di negeri mereka ada ribuan pengungsi
Dari dua puluh orang terkumpul setengah kilo tepung
Dan tak menjanjikan sebuah relief kehidupan yang beruntung

Ini adalah cerita tentang kelompok penderitaan
Yang berdiri selama puluhan tahun dalam kelaparan
Menangis dan sekarat
Dalam kesulitan dan hasrat

Hati teriris perih
Zionist berulah keji
Merobek sajadah sajadah suci
Menikam nurani bersih
Menghancurkan bahagia abadi

Demi cintaku Palestina!
bagaimana aku dapat tidur?
Sedangkan spektrum penyiksaan ada di mataku
Aku menyucikan dunia dengan namamu
Dan jika kau tidak suka biarkan aku keluar
Aku telah lelah dipelihara dengan persaan penuh rahasia

Demi cintaku Palestina!
Bagaimana aku dapat hidup?
Mereka jauh dari daratan dan lautan
Di kaki gunung yang dicelup dengan darah
Yang memanggil-manggil diriku
Di cakrawala yang muncul mencelup
Menangis di pantai memanggil-manggil diriku


Aku menangis di telinga waktu
Yang terus menangis memanggil manggi diriku.
menjadi asing di negeri sendiri.
mereka asing di negeri sendiri
Terus terasing di negeri sendiri

Menangis,  menangis
Menangis keras terdengar jelas
Menggema di lorong lorong negeri
Dipantulkan bumi tembus ke langit
Menangis keras terdengar jelas
Menggema di lorong lorong negeri
Dipantulkan bumi tembus ke..
Hati..

Jangan...
Jangan biarkan palestina menangis lagi
Jangan...
Jangan biarkan Al Quds sendiri lagi

Kau dengar? Tangisnya nyaring..
menggema .. mengharap empati muslim sejati..

Bila kau tamppakkan secercah cahaya 
Rusuh hatiku mengharu biru
Membangkitkan gelombang lautan rindu
Menggebu menyala
Dalam Jihad Mu yang bergemuruh


mutiara (on revision)
 22/1/18
sumber : https://celebrity.okezone.com/read/2017/12/26/33/1836061/misi-kemanusiaan-bikin-melly-goeslaw-kepincut-dua-anak-palestina

NB: Terimakasih teh Melly Goeslow, 
menginspirasi kami untuk terus dengan tangan terbuka 
berjihad untuk Palestina


Komentar

  1. Kalau inget kekejian zionist itu emang selalu menguras air mata, apalagi korbannya anak2 ya alloh, bersyukur di sini ga ada suara machine gun sm bom, ga kebayang hidup di sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mom tetty..
      entah mau berkata apalagi ya...

      Hapus
  2. bund....aq kalau liat photo2 yang kena bomb, dibunuh, atau semacamnya..apalagi bayi..yang terkena... sedih banget rasanya.. cuma bisa mendoakan semoga pertolongan Allah selalu hadir di tanah gaza. amin

    BalasHapus
  3. semoga saudara kita di sana selalu sabar ya.. semoga allah selalu melindungi mereka juga. aamiin allahumma aamiin

    BalasHapus
  4. Kadang suka ngerasa Ga sanggup jalo baca baca tentang palestina. Ngebayangin anak anak yang kepisah sama ortunya.

    BalasHapus
  5. Ga sanggup aq ...nyesek nya krasa bgt ampe mewek kalo baca baca beritanya

    BalasHapus
  6. masya Allah ya mba perjuangan disana...mereka sangat dekat dengan musuh yang begitu nyata..

    BalasHapus
  7. Triris duka yang tak berkesudahan...,semoga Allah kuatkan para pejuang di Palestin..

    BalasHapus

Posting Komentar