Langsung ke konten utama

Kami Saksi Atas Keshalihannya

"Seorang pemuda tewas digorok" Abi membacanya sambil terbata.
"Ih, abi tuh loh bacaanya kok gitu sih!" saya yang mendengarnya merasa kurang nyaman
"Eh bentar cin, astaghfirullah.. Innalillahiwainnailaihirojiun... ini ini ini ex-TKI Korea! Astaghfirullah.. Astagfirullah. Ya Allah.. "abi shock dan terus menerus mengucap kalimat istirja'.

saya langsung medekat, membaca beritanya dengan seksama, bersama sama. 

Innalillahiwainnailaihirojiun,...
tak disangka pemuda itu adalah seseorang yang kami kenal,
mas Denny Setyawan.


Terkejut? ya sangat terkejut.
Betapa bayangan ini langsung melayang menangkap memori kenangan lama,

Dimana kami mengenal mas Denny, bagamaina sosoknya, bagaimana piawainya.
Tak berapa lama lini masa facebook WNI di Korea penuh dengan berita,
berduka atasnya, sedih dengan kabarnya, menyesalkan apa yang menimpanya.


Ada yang mematik hati ini, 
Ketika satu persatu teman bersaksi, 
kegigihannya belajar mengaji
keaktifannya di organisasi
semangatnya ketika ber-haji
dan masih banyak kebaikannya lagi

Betapa orang orang yang ditinggalkan merasa kehilangan
Betapa teman teman merasakan kasih sayang mendalam
Tak lupa kami berdoa semoga Allah mengangkatnya dengan Husnul Khotimah
InsyaAllah dalam keadaan berjihad mencari nafkah
dalam keadaan mempertahankan harta 
Dan kami bersaksi atas keshalihannya

Dan bila waktu itu datang kepada kita
Siapa orang yang akan bersaksi atasnya?
Akankah kebaikan atau keburukan yang dikenang..?
Astaghfirullah.. astaghfirullah.. astaghfirullahalazim.. 
ya Allah, ampunilah kami, Ya Allah lindungilah kami..
Berikan kami kesempatan untuk bertaubat, 
Mengharap ridho untuk mendapatkan Jannah-Mu. 

Selamat jalan mas Denny,
Semoga Allah mengampuni dosa dosamu
Dan menempatkan pada tempat yang terbaik untukmu.
Sekali lagi, kami bersaksi atasmu
Keshalihanmu.. 







Komentar

  1. Innalillahi wainnailaihi rajiun. Ya alloh semoga almarhum khusnul khotimah, aminn.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mbak.. Aamiin..
      Alhamdulillah hari ini pelakunya sudah ditangkap

      Hapus
  2. Smoga khusnul khotimah ya mas deny

    BalasHapus
  3. innalillaahi wa inna ilalhi raajiun
    allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fuanhu
    semoga almarhum husnul khotimah ya mba
    aamiin inshaa allah

    BalasHapus
  4. innalilahiwainnalilahiraji'un, semoga khusnul khotimah. amin

    BalasHapus
  5. innalillahi wainnailaihii roojiuun, semoga Allah beri tempat terbaik..dan begitu juga untuk kita,

    BalasHapus
  6. Innalillahi wainalillahi rojiun. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan dilapangkan kuburnya. Aamiin...

    BalasHapus
  7. Innalillahi wainnalillahi roojiun...
    Turut berduka cita 😢

    BalasHapus
  8. Innalilahi wainnalilahi rojiun kok nyesek baca nya ...moga khusnul khatimah amin

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gara-Gara Mak Tetty

"Mak..mak.. Jadi Emak tuh kudu produktif!" *ngomong sama kaca* Yah gimana mau produktif cuy, mau mandi aja bocil ngintilin, baru makan 2 sendok eh si kakak minta BAB, baru mau masak eh si bungsu udah bangun lagi. Haaah!! * sigh Yah pokoknya mah rasa rasanya 24 jam itu masih kurang buat (alibi) emak rempong,ya gak? Hahaha.. Okelah, Move on, move on .. Jadi begini ceritanya , ini adalah postingan pertama di blog baru saya. Blog sebelumnya (sekitar 8 tahun lalu) mutiarahikma.blogspot.com sudah bersarang laba-laba. To be honest , semenjak kuliah, menikah dan mengalami maternity life saya benar benar merasakan a" blank paper syndrome" . Kenapa? Ya karena  sekarang saya tahu mana angan angan  mana kenyataan. *ciyeh Nah, Jadi kalo ditanya temen lama,.. "Mut, masih nulis buku nggak?" Jawabannya .. "Enggak cuy, sekarang gw udah paham mana pura pura  mana realita." Lol! Hahaha.. *ketawa singa ala  lely sagita* :p Well, buat yang bertanya...

"Me in 30 Seconds"

Hi! I am Mutia (25yo) who tries to be a good full time Mom abroad. Found passion in digital marketing, lifestyle writing, and singing. Now living in  South Korea after spending couple of years in Indonesia and Turkey.

5 Tips Anti Stress di Korea

Sekitar 2 minggu yang lalu Kakao Talk Grup  emak Muslimah di Korea a.k.a RUMAISA  sempat dihebohkan dengan berita dari Mommy Meity  --> emak paling  kece sejagad Korea (udah pinter masak, pinter ngajar, pinter bahasa korea pula) #ngiri.com *rasa rasanya saya bagaikan rempahan kremes ayam suharti. Berita yang buat geger itu adalah ada seorang Ibu Korea di Ulsan yang tanpa sadar mendorong 2 anak balitanya keluar jendela apartemen yang menyebabkan hilangnya nyawa sang anak. Usut punya usut ibu ini sepertinya stress dan baru sadar tindakannya setelah melakukan hal tersebut.   Malang sekali, sudah stress, kehilangan pula 2 anak lucunya yang berusia 2 dan 4 tahun. Huhuhu.. Rasanya remuk redam hati ini mendengar berita itu. Menjadi ibu, dengan 2 anak yang masih balita, tanpa bantuan asisten rumah tangga adalah hal yang tidak mudah ( as you know di Korea ini hampir jarang sekali keluarga yang mempunyai ART mereka lebih memilih anak untuk dititipkan di daycar...