Langsung ke konten utama

6 Hal Penting Backpacker Bersama Balita

Hello Hello..
Mumpung masih anget banget, baru balik lagi ke Korea (tempat tinggal saat ini)
Saya mau berbagi tentang pengalaman dan tips penting backpacker bersama para bocils :p

Backpacker ini dalam artian traveling ke tempat yang jauh, dengan berpergian secara sederhana, menggunakan public transport ya.

Ini berdasarkan pengalaman saya bawa 2015 bawa bayi 11 bulan pergi haji ke Mekkah,
dan 2018 bawa bayi 1 tahun dan balita 3 tahun backpacker ke Hongkong dan Macau.

Well, semoga bermanfaat ya!

1. Siapkan Snack Berat
Ini hal utama yang jangan sampe lupa. Karena kalau anak anak laper pasti tuh bakal cranky abis, cari perhatian, dan rusuh.hahaha.. Jadi siapkan snack berat di perjalanan, kalau di pesawat boleh kok bawa snack padat (roti, makanan bayi, dan susu bayi/asi) masuk ke dalam kabin.
Sebagai pengalaman sih, kalau jalan jalan ke luar negeri dan belum nemu restoran halal/seafood/vegetarian, siapkan crackers atau Oreo sebagai pengganjal perut.
Dan satu lagi yang penting yaitu COKLAT!! Atau yang manis manis deh.. ini penting karena makanan manis sebagai anti mual mabuk perjalanan. Its work loh!!

2. Perbanyak Buah dan Air Putih Hangat
Penting banget nih, orangtua dan bayi kudu banget yang namanya jaga stamina. Apalagi bawa 2 balita 1 tahun dan 3 tahun yang lagi heboh hebohnya. Buah dan minum air putih yang banyak its a must! dan inget, Jangan minum Es! Kenapa nggak boleh minum es? Yes,
berbagi pengalaman ye.. Waktu itu haji September 2015 kondisi cuaca sekitar 42 derajat. Saya dan abinya bener2 kehausan dan almost tiap hari minum air dingin zam zam. alhasil flu cuy! padahal stamina harus kuat terus dengan jalan kaki hampir 30KM sehari. sedangkan si bayik saya kasih zam zam hangat terus ga boleh es. dan alhamdulillah dia fit terus sampai pulang ke Korea lagi.
jadi sepanas panasnya tempat itu, usahakan jangan minum es ya!

3. Pakai Baju Se-Simple Mungkin
Backpacker ke luar negeri kudu banyak gaya? Kudu keren bajunya? Kudu Instagramable? #eaaa
Eitsss.. boleh sih, tapi awas jangan sampe pakaian justru bikin orangtua dan anak jadi gak comfort
dan susah jalan. wkwkwk,, jadi selama backpackeran sering banget tuh kita ngeliat turis turis norak yang pakaiannya aduhai. Keliatan banget gitu mana yang mau show off hobinya  atau yang bener bener mau menikmati perjalanan.
Kenapa pakai baju simple? Pertama, nggak terlalu ngundang perhatian public jadi aman dan lepas dari mata mata nakal (pencuri, atau orang nakal). Kedua, naik public transport jadi gampang, train-tram-taxi-bus-MRT jadi mudah ga perlu repot narik narik rok atau rok cantik princess-nya keinjek orang. :p
Dan buat balita sendiri jadi gak risih dipakaiin baju yang biasa dipake, daripada dipakein si emak abinya pakaian princess atau pakaian ala ala K-Pop bikin anak jadi dicubitin orang. haha..

4. Bawa Mainan Anak Yang Kecil dan Murah :D
Kenapa kecil dan Murah hayo? Yes pengalaman ibu ibu banget nih, Kecil karena gampang dimasukin saku, ga perlu ngeluarin dari tas dan makan tempat. Dan murah karena biasanya anak lupa naruh dimana, dan takutnya jatuh di jalan. wkwkwk *ngakakkeras *emakpelit hahaha.. Iya apa iya?
Jadi bawalah mainan anak yang kecil dan murahm agar ketika mereka mulai bosen di perjalanan ada temen imajinasinya.

5. Estimasikan Waktu dan Ambil Flight Malam
Nah ini nih, karena kami biasa hidup di Korea dengan waktu tempuh yang sangat bisa diprediksi, dan tingkat ke ontimean yang luarbiasa jadi ini sangat membantu, jadi bisa tau kapan saatnya kita siapkan para bocils turun dari subway, atau bus biar bocils gak kaget dan sudah dalam keadaan ready. Beda banget sama di Arab, cuy.. waktu saya di dalam bus dan tanya "Nanti kita perjalanan berapa jam? dan sampai jam berapa?" dengan santainya mereka menjawab "Kamu tidak butuh jam disini, segalanya tidak bisa diprediksi." #eaaaa.. gimana tuh? Ya pokoknya selama kita bisa, tetap bergerak cepat dan estimasikan waktu sebaik mungkin. Karena repot banget loh bawa balita bawa stroller dan bawa bayi bawa gendongan terus. Tidur cepat agar para bocils paginya seger dan siap ke petualangan yang berikutnya.
Kemarin nih waktu di Hongkong dan Macau anak anak pada tidur kemaleman krn flight pagi banget dan akhirnya bangunnya kesiangan alhasil ready lagi buat perjalanan setelah mandi makan dll baru jam 12 siang. Hahaha.. jadi usahakan kalau ada flight malam ambil malam saja saat jam tidur anak.


6. Sisipkan Pembelajaran di Setiap Perjalanan
Finally, anak anak akan mudah belajar dan mengingat ketika dia melakukannya sendiri. Dan saat yang paling tepat adalah saat traveling. Thats why, travellearner adalah metode yang tepat menurut say untuk anak anak saya. Karena all day long mereka akan terus bertanya ketika menemukan hal hal baru, dan kemudian bercerita kembali apa yang dia lalui seharian ketika takjub dengan tempat baru. Untuk balita atau preschool (3th) sangat pas sekali ketika belajar bentuk warna ukuran kegunaan dan nama nama serta peraturan.
Tapi nih kemarin saya sempet kena semprot pak sopir karena kakak Ruby (3) Cerita sepanjang jalan dengan sangat semangat dan ekspresif sekali. Hahaha

So jangan sampai perjalananmu hanya habis di waktu,uang dan kenangan saja, tapi sisipkan pembelajaran dan manfaat pada setiap langkahnya.

Cheers,


Komentar

  1. Siap grak laksanakan! Penting emang persiapan jalan bareng anak itu, apalagi emak pelupa macam diriku, persiapan kudu super duper matang. Tfs ya Mutia.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gara-Gara Mak Tetty

"Mak..mak.. Jadi Emak tuh kudu produktif!" *ngomong sama kaca* Yah gimana mau produktif cuy, mau mandi aja bocil ngintilin, baru makan 2 sendok eh si kakak minta BAB, baru mau masak eh si bungsu udah bangun lagi. Haaah!! * sigh Yah pokoknya mah rasa rasanya 24 jam itu masih kurang buat (alibi) emak rempong,ya gak? Hahaha.. Okelah, Move on, move on .. Jadi begini ceritanya , ini adalah postingan pertama di blog baru saya. Blog sebelumnya (sekitar 8 tahun lalu) mutiarahikma.blogspot.com sudah bersarang laba-laba. To be honest , semenjak kuliah, menikah dan mengalami maternity life saya benar benar merasakan a" blank paper syndrome" . Kenapa? Ya karena  sekarang saya tahu mana angan angan  mana kenyataan. *ciyeh Nah, Jadi kalo ditanya temen lama,.. "Mut, masih nulis buku nggak?" Jawabannya .. "Enggak cuy, sekarang gw udah paham mana pura pura  mana realita." Lol! Hahaha.. *ketawa singa ala  lely sagita* :p Well, buat yang bertanya...

5 Tips Anti Stress di Korea

Sekitar 2 minggu yang lalu Kakao Talk Grup  emak Muslimah di Korea a.k.a RUMAISA  sempat dihebohkan dengan berita dari Mommy Meity  --> emak paling  kece sejagad Korea (udah pinter masak, pinter ngajar, pinter bahasa korea pula) #ngiri.com *rasa rasanya saya bagaikan rempahan kremes ayam suharti. Berita yang buat geger itu adalah ada seorang Ibu Korea di Ulsan yang tanpa sadar mendorong 2 anak balitanya keluar jendela apartemen yang menyebabkan hilangnya nyawa sang anak. Usut punya usut ibu ini sepertinya stress dan baru sadar tindakannya setelah melakukan hal tersebut.   Malang sekali, sudah stress, kehilangan pula 2 anak lucunya yang berusia 2 dan 4 tahun. Huhuhu.. Rasanya remuk redam hati ini mendengar berita itu. Menjadi ibu, dengan 2 anak yang masih balita, tanpa bantuan asisten rumah tangga adalah hal yang tidak mudah ( as you know di Korea ini hampir jarang sekali keluarga yang mempunyai ART mereka lebih memilih anak untuk dititipkan di daycar...

Beda itu (nggak) Biasa

Tengah malam kemarin tiba tiba ada pesan masuk di Instagram saya dari seorang Jurnalis cantik sebut saja Bunga. #ehBunga terlalu mainstream *ganti aja "Inass" *eh itu nama asli ya #eh eh.. *sengaja :p Hahaha.. Jadi si Inass ini tiba tiba nulis begini : "Dek, Apakah ada pengalamanmu hidup dalam keberagaman di Korea, maybe sebagai minoritas, yang ingin kamu share?" Tapi entah kenapa yang terbaca seakan-akan seperti ini: (baca dengan gaya Mata Najwa) ^^ "Baik Ibu Mutia//Apakah ibu pernah mengalami hidup dalam keberagaman/ sebagai minoritas di Korea?// Mungkin ada yang ingin disampaikan kepada Pemirsa???" ngebaca pertanyaannya serasa dengerin pertanyaan dari Najwa Shihab di podium Metro TV.wkwk *ehsalah *UdahMoveOnYa! *Trans7maksudnya *tapikebanyakaniklannya *nyindiirr.. hahaha Okelah sebelum masuk ke jawaban pertanyaan tersebut a s usual saya mau ber mukadimah tentang background si Inas yang 11-12 sama Najwa ini. Well , mereka sama sama perempua...